Mimpi berlibur di kota air bagian 2

Setelah sebelumnya saya bercerita tentang kota air, sekarang saya akan bercerita rincian lainnya, selain dari kota air itu. Saya berlibur dengan teman kuliah saya. Lengkap, semuanya ikut berlibur kecuali Hubertus. Saya sendiri tidak pernah tahu, ke mana Hubertus pergi. Kuru, Beta, Pipit, Monche, Ilham, Ika dan Ika, WACL, 4-bees, semuanya ada.


Dilihat dari teknologi yang ada mimpi saya ini, terlihat lebih maju dari teknologi masa sekarang. Kira-kira 5 tahun lebih maju. Semua handphone dan laptop sudah menggunakan layar 3D tanpa memerlukan kacamata. Semua teman-teman membawa kamera kompak dengan lensa yang bisa diganti. Bisa dikatakan DSLR sudah semakin kecil ukurannya. Tetapi di mimpi ini saya tidak membawa kamera. Kenapa?


Inilah inti cerita post bagian ke-2 ini. Di mimpi ini saya adalah orang yang memiliki kemampuan khusus. Semua hal yang saya lihat bisa saya transfer ke perangkat komputer, dan diubah menjadi foto 3D resolusi tinggi. Saya memiliki kemampuan untuk mengirim sinyal elektrik ke perangkat komputer, dan menerjemahkan sinyal tersebut ke dalam format digital, secara wireless.


Ketika teman-teman asyik menggunakan kamera mereka untuk foto-foto. Saya cukup melihat-lihat saja, dan membayangkannya di otak saya, lalu seketika itu juga semua handphone teman saya berbunyi. Mereka menerima email berisi foto dari saya.


Bahkan saya melihat-lihat hasil foto tersebut di laptop, foto dari mata saya memiliki resolusi yang sangat tinggi. Jika diperbesar, ketika hasil kamera SLR sudah kehilangan detail-nya, hasil dari mata saya masih tajam. Bahkan hasilnya pun wide-angle dan 3D. Dan lebih uniknya lagi, jika saya mengambil foto dengan menggerakkan kepala saya, maka hasil fotonya menjadi 3D panorama.


Sampai sekarang saya tidak mengerti kenapa saya bisa mengambil foto dengan mata saya, dan cukup memikirkannya saja saya bisa mengirim foto tersebut ke perangkat elektronik. Apakah saya robot di mimpi itu? Atau saya adalah seseorang dengan kekuatan sakti? Hanya alam bawah sadar saya yang tahu.

Komentar

[...] orang seperti apakah saya di mimpi ini? Selanjutnya di “Mimpi berlibur di kota air bagian 2” saya akan bercerita mengenai diri saya, dan hal-hal lainnya di luar kota air [...]

Postingan populer dari blog ini

Ubah gaya bahasa

Mimpi buruk semalam

Mimpi langit menjadi gelap dan matahari tak terlihat lagi